Eksepsi Eks Politikus Nasdem Ditolak

Senin, 16 November 2020 15:18
Belum ada gambar

Ilustrasi sidang terkait perkara Djoko Tjandra (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menolak nota keberatan atau eksepsi mantan politikus Partai Nasdem Andi Irfan Jaya atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) terkait perkara Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Hakim memerintahkan agar perkara yang menjerat Andi Irfan dilanjutkan ke pemeriksaan saksi.

“Mengadili menyatakan keberatan penasihat hukum tidak diterima, memerintahkan sidang dilanjutkan, menangguhkan biaya perkara hingga putusan akhir,” kata Ketua Majelis Hakim, Ignasius Eko Purwanto membacakan putusan sela di PN Tipikor Jakarta, Senin (16/11).

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan keberatan dengan eksepsi Andi Irfan dan pengacaranya yang menyebut dakwaan disusun tidak cermat dan jelas. Menurut hakim, dakwaan jaksa sudah disusun secara cermat.

“Ternyata memenuhi syarat formil surat dakwaan jaksa penuntut umum telah disusun secara cermat dan lengkap dengan mencantumkan nama, alamat, tanda tangan terdakwa diberi tanggal 16 September dan ditandatangani jaksa penuntut umum Eriyanto,” ucap hakim Eko.

Sebelumnya, Andi Irfan Jaya dalam eksepsinya meminta hakim membebaskan dirinya dari dakwaan JPU. Dia menilai dakwaan Jaksa tidak cermat dan tidak jelas.

“Menyatakan surat dakwaan penuntut umum terhadap terdakwa Andi Irfan Jaya tidak dapat diterima atau batal demi hukum dan membebaskan terdakwa Andi Irfan Jaya dari Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK di Rutan Pomdam Jaya Guntur,” kata pengacara Andi Irfan, Andi Syafrani, di PN Tipikor Jakarta, Senin (9/11).

Bagikan berita ini:
3
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar