Hina Habib Rizieq, FMPU DKI Jakarta Laporkan Nikita Mirzani ke Polisi

Senin, 16 November 2020 11:52

Nikita Mirzani. Foto: Instagram/@nikitamirzanimawardi_17

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Nikita Mirzani akan dilapokan ke Polda Metro Jaya hari ini, Senin (16/11/2020).

Selebritas itu dipolisikan atas dugaan penghinaan terhadap Habib Rizieq Shihab.

Laporan polisi itu akan dilayangkan oleh Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta.

“(Laporannya) Hari ini, rencananya pukul 10.00 WIB,” Ketua Umum FMPU DKI Jakarta Muhammad Sofyan kepada wartawan, Senin (16/11/2020).

Selain itu, sosok yang akrab disapa Nyai itu juga akan dipolisikan terkait dengan konten pornografi.

Akan tetapi, Sofyan belum membeberkan konten pronografi apa yang dimaksud.

Hanya saja, ia menyebut bahwa konten pornografi itu ada di media sosial Nikita Mirzani.

Karena itu, pihaknya mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir akun media sosial Nikita.

“Karena publik figur harus mendidik secara moral kepada masyarakat,” katanya.

Untuk diketahui, Nikita Mirzani ramai diperbincangkan setelah mengomentari kedatangan Habib Rizieq Shihab.

Dalam video yang viral di media sosial, Nikita menyebut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu sebagai habib penjual obat.

Video itu lantas mendapat respon keras dari Ustadz Maaher At-Thuwailibi.

Bahkan, Maaher mengancam akan mendatangkan 800 laskar untuk mengepung rumah Nikita.

Maheer juga menuntut Nikita untuk meminta maaf. Selain itu, Maheer juga menyebut Nikita sebagai ‘L0nt3 oplosan’.

Sementara, Nikita tak mundur. Ia malah balik menantang Maheer yang mengancam akan mendatangkan 800 laskar.

Terbaru, Nikita juga menanyakan kapan rombongan laskar yang disebutkan Maheer akan datang ke rumahnya.

Keduanya juga sempat saling berbalas melalui akun Twitter.

Nikita yang merasa terhina dengan sebutan ‘l0nt3 oplosan’ balik menyerang Maherr.

“Baru tau gue ada ustad bahasanya begini. Pake bilang gue l0nt3. Jual selangkangan Berarti elo pingikut gue dong,” tulis Nikita Mirzani mengomentari cuitan Ustad Maher.

Ia menuding Maher sebagai ustad bar bar yang tidak layak dicontoh.

“Gila bar bar banget loe jadi ustad bahasanya. Yang kayak gini nih dicontoh ngakak gue bor,” kata Nikita.

Nikita menantang Ustad Maher yang hendak mengerahkan 800 laskar pembela ulama untuk mengepung rumahnya.

“Kapan elo mau datang ke tempat gue. Udah gue siapain tuh biar elo diciduk sekalian,” tandas Nikita. (pojoksatu/fajar)

Komentar