Pansus DPRD Bone Minta Ranperda Kawasan Industri Ditunda

Senin, 16 November 2020 23:40

FAJAR.CO.ID, BONE — Pansus DPRD Bone meminta Ranperda Rencana Pengembangan Industri Kabupaten (RPIK) Bone ditunda. Sebab akan terjadi tumpang tindih jika perda RTRW belum ditetapkan.

Pimpinan Pansus RPIK, Andi Muh Salam mengatakan, hal ini nanti bisa terkendala pada kepastian hukum yang mendasari penentuan kawasan industri atau tempat lokasi usaha sehingga salah satu subtansi dari tujuan perda ini dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tata ruang dan dampak lingkungan industri akan tetap berpotensi menimbulkan masalah.

Selain masalah tambang kata dia, hal lain berpotensi menjadi masalah dan berpotensi memunculkan masalah saat ini ialah masalah tata kota yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas akibat masih bermasalahnya perda RTRW.

“Saya selaku pimpinan pansus industri meminta untuk tidak di lanjutkan sebelum selesai perda RTRW. Perda yang dibuat harus berkualitas. Buat apa cepat-cepat kalau toh nantinya bertentangan dengan hukum,” katanya Senin (16/11/2020).

Sementara Kadis PUPR Bone, Askar menuturkan, soal revisi RTRW jujur saja begitu banyak tahapan yang harus dilewati. Terakhir sudah menyurat ke Pemprov untuk Kajian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kajian Lingkungan Strategis (KLS).

Bagikan berita ini:
8
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar