Anies Baswedan Digarap Polri, DPRD DKI Jakarta: Klarifikasi Itu Hal yang Biasa

Selasa, 17 November 2020 11:05

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu dari sekian banyak pihak yang akan diminta klarifikasi oleh Mabes Polri.

Itu terkait kerumunan acara yang digelar Habib Rizieq Shihab, yakni pesta pernikahan putrinya di Petamburan, sampai acara yang digelar di Megamendung, Bogor.

Mabes Polri sendiri menyebut, ada tindak pelanggaran pidana dalam kasus tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menganggap pemanggilan Anies itu merupakan hal yang wajar.

Itu dilakukan sebagai bentuk koordinasi dan klarifikasi.

“Kalau dipanggil untuk kordinasi dan klarifikasi itu hal yang biasa,” ungkapnya dilansir PojokSatu.id yang dikutif dari RMOLJakarta, Selasa (17/11/2020).

Akan tetapi, politisi PKS ini menekankan bahwa Anies Baswedan sejatinya sudah menjalankan tugas sebagai kepala daerah dengan baik.

Yakni dengan menjalankan tiap prosedur yang ada, bahkan tidak segan dalam memberikan sanksi berupa denda Rp50 juta kepada Rizieq Shihab.

“Pak Gubernur sudah menjalankan apa yang harus dijalankan sebagai pemerintah daerah, salah satunya penegakkan denda,” ujarnya.

Di sisi lain, pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta (UNJ), Saiful Anam, memiliki penilaian lain.

Menurutnya, justru Menko Polhukam Mahfud MD yang layak dipecat.

Pasalnya, Mahfud adalah orang pertama yang memberikan lampu hijau bagi Rizieq Shihab menghadirkan kerumunan massa.

Komentar


VIDEO TERKINI