Beda Perlakuan Polisi Juga Terjadi Terhadap Anies Baswedan dan Ridwan Kamil

Selasa, 17 November 2020 21:31

Anies Baswedan & Ridwan Kamil. (int)

FAJAR.CO.ID — Terkait kerumunan di Megamendung, Bogor, saat Habib Rizieq (HRS) datang. Acara ini berbuntut panjang. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku bertanggungjawab.

Ridwan Kamil mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak memberikan izin terkait acara kerumunan menyambut Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Jumat (13/11/2020) lalu.

Dia menjelaskan bahwa terkait izin kerumunan itu adalah kewenangan dari kepala daerah di tingkat kabupaten kota. Maka setiap ada hal teknis, kata dia, diskresinya ada di walikota dan bupati.

Untuk kejadian di Megamendung Bogor, izin kerumunan berada di tangan Bupati Bogor, Ade Yasin.

Kedatangan Habib Rizieq saat itu untuk menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya di kawasan tersebut.

“Bahkan aparat melalui Kodim sudah melobi malam harinya untuk mengimbau agar acara dibatasi sesuai protokol kesehatan,” kata Ridwan Kamil di Makodam Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (17/11).

Dia mengatakan, pendekatan secara edukasi dan persuasif sudah dilakukan agar acara tidak dilakukan memicu kerumunan. Namun fakta di lapangan, ribuan orang menyambut acara tersebut.

“Namun keesokan harinya, karena suasana terjadi euforia. Seperti halnya demonstrasi yang kadang-kadang jumlah besar,” katanya.

“Disitu terjadi dua pilihan. Apakah menegakkan secara represif atau melakukan pendekatan humanis mengawal memantau. Jangan sampai ada hal-hal yang merugikan secara publik,” imbuh dia.

Komentar


VIDEO TERKINI