Briptu AA Mengamuk di Kantor BNN, Ternyata Jadi Pemasok Barang Terlarang ke Temannya

Selasa, 17 November 2020 16:50

Kepala BNNK Bone AKBP Ismail Husain (kiri) bersama Kasat Narkoba Polres Bone AKP Zacky Sungkar di kantor BNNK Bone Selasa (17/11/2020). (FOTO: AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, BONE — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone mengungkap peran oknum Briptu Andi Andri yang mengamuk di Kantor BNN beberapa saat lalu yang meminta ketiga temannya dibebaskan. Ternyata kerap memakai bersama-sama.

Peristiwa itu bermula ketika tiga orang rekannya diamankan di Palattae, Kecamatan Kahu Rabu (11/11/2020). Kemudian paginya Briptu AA datang meminta tiga temanya dibebaskan. Namun, tak digubris.

Alhasil, dia mengamuk dari lantai dua di kantor BNN hingga ke lantai 1 dan diamankan oleh empat orang petugas BNNK Bone. Salah seorang petugas BNNK Bone memegang pinggangnya dan mengaku bahwa itu adalah badik.

Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husain menerangkan, Briptu AA diketahui sebagai penyedia barang narkotika jenis sabu-sabu untuk temannya.

Dalam keterangan tersangka WG, WS, dan H menerangkan bahwa di rumah tersangka WG sebelum ditangkap petugas BNN mereka sudah sering mengonsumsi barang terlarang itu bersama oknum Polri Briptu AA, anggota Polres Bone.

“Di mana narkotika jenis sabu itu dibawa dan disediakan oleh Briptu AA,” katanya Selasa (17/11/2020).

Sebelumnya tiga orang warga Kecamatan Kahu diamankan karena kasus narkotika jenis sabu-sabu, Rabu tadi.

Dari penangkapan itu, selain mengamankan terduga pelaku penyalahguna narkotika, BNN juga mengamankan barang bukti dua saset kecil diduga sabu, delapan bungkus saset plastik bening kosong, satu buah hp merek Vivo warna hijau, dua buah hp merek Vivo warna hitam, dua buah alat bong.

Selain itu, satu buah dompet warna hitam berisi uang sebanyak Rp4.090.000, kotak warna hitam berisi uang sebanyak Rp. 15.000.000, satu buah sofgan warna silver, tujuh botol gas C02, satu botol amunisi sofgan dan 12 butir peluru kaliber 38. (agung/fajar)

Bagikan berita ini:
10
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar