Novel Bamukmin: Polri Juga Harus Memanggil Gubernur Jateng Atas Kampanye Anak Jokowi Dong

Selasa, 17 November 2020 13:56

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemeriksaan Gubernur DKI Anies Baswedan oleh polisi terkait pesta pernikahan putri Habib Rizieq Shihab (HRS) itu tidak lebih dari akal-akalan rezim pemerintah.

Tujuannya, tidak lain hanya untuk mencari-cari kesalahan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dengan tuduhan melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin saat dihubungi PojokSatu.id, di Jakarta, Selasa (17/11/2020).

“Iya benar (pemerintah ingin mencari cari keselahan HRS),” kata Novel.

Apalagi, lanjut Novel, kapala daerah yang tak melaksanakan perintah menegakkan protokol kesehatan Covid-19 sejatinya bukan hanya Gubarnur DKI.

Ia lalu mencontohkan kampanye putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di Solo.

Namun kenyataanya, pihak kepolisian tidak memanggil Gubernur Jawa Tengah untuk diminta klarifikasinya.

“(Seharusnya) Polri juga harus memanggil Gubernur Jateng atas kampanye anak Jokowi, dong,” tegasnya.

Selain itu, di Jawa Timur, juga pernah digelar acara yang melibatkan kerumunan orang.

Lagi-lagi, hal tersebut juga tak dipermasalahkan oleh pihak kepolisian.

Karena itu, anak buah Habib Rizieq ini meminta agar penegak hukum bersikap adil dalam menindak kepala daerah yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Gubernur Jatim atas oknum ormas yang menggelar apel sebagai kedok kampanye serta semua gubernur harus dipanggil yang terlibat pilkada tahun ini,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
3
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar