Warga Laikang Keluhkan Layanan Distribusi Air PDAM, Ini Tanggapan Legislator Perindo

Selasa, 17 November 2020 11:43

Dialog terbuka sosialisasi produk hukum daerah Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Ma...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keluhan minimnya air bersih PDAM di sebagian wilayah Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar mengemuka dalam dialog terbuka sosialisasi produk hukum daerah Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar, di Hotel Sarison, pada Senin (16/11/2020).

Anggota DPRD Kota Makassar Syamsuddin Raga mendapati mayoritas warga mengeluhkan hal tersebut. Oleh karenanya, demi mencarikan solusi konkrit, Politisi Partai Perindo itu menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya, Andi Baso DN (Bagian Hukum Perumda PDAM Kota Makassar), dan Prof. DR. Zainuhddin Jaka (Staf Ahli DPRD Makassar).

Dalam sambutannya, Syamsuddin Raga mengungkapkan, Perubahan nomenklatur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum berhubungan telah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang aturan ini merupakan turunan UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Perubahan nama ini merupakan amanat dari undang-undang dan berlaku di seluruh Indonesia. Olehnya itu perubahan nama Perusda menjadi Perumda ini juga telah disetujui oleh dewan, sehingga kita juga mempunyai kewajiban menyampaikannya kepada masyarakat tentang perubahan nama dari PDAM ini,” kata Syamsuddin Raga.

Sementara, Andi Basi DN selaku narasunber mengatakan, dengan adanya perubahan nama ini, tentunya Perumda Air Minum Kota Makassar akan terus fokus pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat terhadap penyediaan air bersih.

Bagikan berita ini:
9
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar