Jika Mahfud MD Direshuffle, Musni Umar: Justru yang Senang Kelompok Anti Jokowi

Rabu, 18 November 2020 20:18
Belum ada gambar

Menko Polhukam Mahfud MD membacakan pernyatan sikap terkait demo tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) malam

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kegaduhan kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19 ikut membuat posisi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menjadi sorotan.

Pasalnya, mantan Ketua MK itu dianggap pilih-pilih dalam menindak kepala daerah yang membiarkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar pun angkat suara terkait wacana reshuffle Mahfud MD dari Kabinet Indonesia Maju.

“Prof Mahfud MD adalah menteri yang berani pasang badan untuk bela Jokowi. Kalau Jokowi pecat Mahfud yang senang mereka yang anti Jokowi. karena sang Presiden semakin lemah,” katanya di akun Twitternya, Rabu (18/11/2020).

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Said Didu menyindir Menko Mahfud MD. Menurutnya, setiap ada isu reshuffle kabinet, dia selalu bersuara lancang menyerang kubu oposisi.

“Setiap isu resufle kabinet, pernyataan professor itu akan kencang menyerang pihak yang berseberangan dengan pemerintah,” sebutnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, mengatakan Presiden Joko Widodo tak akan rugi bila mencopot Mahfud MD. Sebab, pemerintah punya tanggung jawab besar terhadap pencegahan aktivitas yang berimbas pada potensi pandemi Covid-19.

“Menkopolhukam tidak sejala dengan tanggung jawab pencegahan aktivitas yang berpotensi terjadi pandemi Covid-19. Bahkan (Mahfud) cenderung membawa isu pada persoalan politis secara gaduh,” ujar Dedi Kurnia Syah dikutip RMOL, Rabu (18/11/2020).

Bagikan berita ini:
2
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar