Khofifah Ingin Achmad Imam Fauzi Disanksi Berat, Sekda: Saya Belum Menemukan Bukti Cukup

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-- (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

FAJAR.CO.ID, JEMBER – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pengin Achmad Imam Fauzi dijatuhi sanksi disiplin kategori berat.

Hal ini tertuang dalam surat yang dikirimkan Gubernur Khofifah kepada Plt Bupati Jember A. Muqit Arief.

Achmad Imam Fauzi merupakan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Bappekab) Jember, Jawa Timur (Jatim). Sesuai isi surat Khofifah, Fauzi dianggap mengganggu kewibawaan gubernur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano saat dikonfirmasi di Jember pada Selasa (17/11), membenarkan surat dari Gubernur Khofifah tersebut.Namun, dirinya belum bisa memenuhi keinginan Khofifah untuk menjatuhkan sanksi kepada Kepala Bappekab Jember Achmad Imam Fauzi.

“Kami sudah menindaklanjuti surat itu dengan memanggil Pak Fauzi dan sejumlah pejabat yang hadir dalam rapat dengar pendapat di DPRD Kabupaten Jember,” kata Mirfano.

Berdasarkan hasil pemanggilan itu, pihaknya belum menemukan cukup bukti untuk memberikan sanksi sesuai dengan surat Gubernur Jatim.

“Saya masih belum menemukan bukti cukup untuk memberikan sanksi sesuai dengan surat Gubernur Jatim. Namun, akan kami panggil lagi, kemudian dilaporkan kepada Plt. Bupati Jember, lalu dilanjutkan ke Gubernur Jatim,” tuturnya.

Dalam surat Gubernur Jatim bernomor 739/ 1977 / 060/ 2020 disebutkan bahwa Kepala Bappekab Jember telah melakukan indisipliner.

Aksi indisipliner tersebut berupa memberikan pernyataan bahwa keterlambatan penyusunan RKPD kabupaten/kota se-Jatim karena kelalaian Gubernur sehingga kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kewibawaan/kehormatan Gubernur dan Pemprov Jatim.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR