Sindir Anies Baswedan? Ruhut Sitompul: Kok Bisa Samakan Pengumpulan Massa Pilkada dengan Massa Kadrun

Rabu, 18 November 2020 20:37

Ruhut Sitompul saat menjadi tamu program Ngompol (Ngomongin Politik) di kantor redaksi JPNN.COM, Jakarta Selatan. Foto: Ricardo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus Partai Demorkasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul memberikan sindiran keras kepada salah satu kepala daerah yang bergelar profesor.

Ruhut bahkan menyebut, kepala daerah itu merupakan mantan rektor. Dia heran, seorang kepala daerah menyamakan pengumpulan massa di pilkada dengan massa kadrun yang jelas-jelas melanggar protokol kesehatan.

“Kok bisa ya, Kepala Daerah Profesor Doktor mantan Rektor menyamakan pengumpulan Masa Pilkada dgn pengumpulan masa kadrun yg melanggar Protokol Kesehatan,” kata Ruhut di akun Twitternya, Rabu (18/11/2020).

Tak sampai di situ, Ruhut juga mengungkap jejak rekam kemenangan kepala daerah tersebut di Pilkada.

“Makin stresssssss saja nie gabenar tapi. Aku maklum menangnya saja kemarin karena SARA Ujaran Kebencian Fitnah,” ucapnya.

Diketahui, kepala daerah yang bergelar profesor di Indonesia hanya terhitung jari. Di level Gubernur ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Anies sendiri pernah manjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina.

Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah dipanggil polisi untuk dimintai klarifikasi terkait dengan kerumunan di acara Habib Rizieq.

Polri menyampaikan, salah satu alasan pemanggilan Anies Baswedan juga untuk mengetahui isi pertemuan dengan Habib Rizieq pekan lalu. (msn/fajar)

Komentar