Berang Lihat Prokes di Pesawat, Benny: Hukum Tumpul untuk Cukong dan Tajam ke Rakyat

Kamis, 19 November 2020 21:29

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman kesal melihat pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di pesawat.

Menurut Benny, maskapai tidak mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, khususnya dalam hal menjaga jarak.

Sebagaimana diketahui, protokol kesehatan Covid-19 meliputi tiga hal, yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun.

“Aturannya jaga jarak, cuci tangan dan pake masker. Saya naik Batik pagi ini ke Labuan Bajo. Pesawatnya penuh, sesak-sesakan, tidak ada jaga jarak,” kata Benny K Harman melalui akun Twitter pribadinya, @BennyHarmanID, Kamis (19/11).

Anggota DPR RI ini mempertanyakan siapa yang harus disalahkan dan diperiksa polisi terkait pelanggaran protokol kesehatan di pesawat.

“Siapa yang harus disalahkan, dipanggil dan diperiksa polisi? Ini yang disebut hukum tumpul untuk cukong dan tajam untuk rakyat. Rakyat Monitor!,” tandas Benny.

Pelanggaran protokol kesehatan menjadi sorotan publik setelah Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) pulang ke Indonesia.

HRS dijemput jutaan massa di Bandara Soekarno – Hatta (Soetta) tanpa mempedulikan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, Maulid Nadi Muhammad yang dirangkaikan dengan pesta pernikahan putri HRS di Petamburan Jakarta juga dihadiri ribuan orang.

Para peserta dinyatakan melanggar protokol kesehatan hingga HRS dikenakan denda Rp50 juta.

Komentar