Hadapi Libur Panjang, Ketua Komisi X: Kemenparekraf Harus Maksimalkan Desa Wisata


FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Libur panjang akhir tahun ini diprediksi ada lonjakan kunjungan ke destinasi wisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) diminta bisa memaksimalkan desa wisata.

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda mengatakan ada libur panjang yang mesti diwaspadai sejumlah pihak. Pihaknya memperkirakan bakal ada mobilisasi atau lonjakan kunjungan ke titik-titik wisata terdekat. Sehingga perlu jadi perhatian.

“Saya sudah sampaikan ke Mas Tama (Menparekraf) untuk menyiapkan destinasi wisata. Tentu harus menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat agar liburan tidak jadi sumber klaster baru,” ungkapnya.

Politikus PKB ini menambahkan, prediksi lonjakan masyarakat yang ingin liburan karena ada kejenuhan. Apalagi selama masa pandemi ini, anak-anak mesti menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sehingga, tak jarang ada siswa yang depresi.

“Imbas kejenuhan, tentu butuh liburan. Nah ini mesti diantisipasi. Agar tidak terjadi kerumunan tidak perlu ke destinasi besar. Cukup ke destinasi terdekat masing-masing. Makanya sudah minta Kemenparekraf untuk menyiapkan desa wisata,” tuturnya.

Menurutnya, pengembangan desa wisata sangat prospektif untuk membangkitkan kembali pariwisata. Apalagi untuk memoles desa menjadi destinasi menarik tak butuh dana besar. Juga bisa melibatkan pemberdayaan masyarakat.

“Cukup siapkan spot-spot selfie. Peran warga desa termasuk anak-anak muda itu bisa didorong untuk memoles desa wisata. Jadi bisa menekan pengangguran juga,” terangnya.(fik/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR