Josua Hutagalung, Pengrajin Peti Mati yang Mendadak Jadi Jutawan Setelah Jual Batu Meteor

Kamis, 19 November 2020 19:27

Josua Hutagalung dengan batu yang didapat usai jatuh di rumahnya. Foto: East News Press Agency/The Sun

FAJAR.CO.ID, TAPANULI – Josua Hutagalung, pengrajin peti mati asal Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) mendadak viral dan jadi pemberitaan media-media ternama luar negeri.

Pasalnya, Josua mendadak jadi jutawan pascarumahnya kejatuhan batu meteor seberat 2,2 Kg awal Agustus 2020 lalu.

Batu hitam yang menghantam seng hitamnya hingga bolong di Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Taput, itu ternyata dibeli seorang bule pengoleksi batu yang tinggal di Bali, bernama Jared Collins.

Dilansir dari The Sun, batu itu laku terjual 1,4 juta Poundsterling atau senilai Rp26 miliar. “DEAD LUCKY Indonesian coffin maker becomes instant millionaire after £1.4million SPACE ROCK crashes through his roof,” demikian judul The Sun.

Pria 33 tahun itu menceritakan bagaimana batu tersebut bisa berada di rumahnya.

“(Saat itu), saya sedang mengerjakan peti mati di dekat jalan di depan rumah saya ketika saya mendengar suara ledakan yang membuat rumah saya bergetar. Seolah-olah pohon telah menimpa kami,” kenangnya seperti dikutip dari The Sun.

Josua menyebut batu itu terlalu panas saat pertama kali mereka lihat jatuh ke tanah. Dia dan istrinya mengambil cangkul untuk bisa mengangkat batu ke dalam rumah.

Josua senang bukan main saat Jared Collins mengaku ingin membeli batu itu. Dia berjanji akan menggunakan sebagian uangnya untuk membangun gereja bagi komunitasnya.

Komentar