Masyarakat Sulit Ditagih, Penarikan Retribusi Sampah Diusulkan Kembali ke DLH

Kamis, 19 November 2020 17:36

Ilustrasi pengangkutan sampah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar berpotensi kembali mengambil alih penarikan retribusi sampah dari masyarakat. Setelah selama ini, tugas tersebut diemban oleh pihak kecamatan.

Anggota Komisi B Bidang Ekonomi Keuangan DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo, mengungkapkan, rencana tersebut diusulkan setelah pihak kecamatan mengeluhkan sulitnya penagihan retribusi ke masyarakat.

Bahkan, sebagian besar kecamatan sudah meminta DPRD agar penarikan retribusi dikembalikan ke DLH karena merasa cukup terbebani.

“Kecamatan kan dekat dengan masyarakat jadi mereka kayak segan menarik retribusi, ini mereka (para camat) sudah kompak minta untuk dipindahkan kewenangannya ke DLH,” ungkapnya, Rabu (18/11/2020).

Ia menambahkan, pihak kecamatan tetap siap bertanggung jawab untuk pemungutan sampah. Namun untuk penarikan retribusi, sebaiknya dari pihak DLH.

“Mereka siap melakukan pemungutan sampah, tapi penarikannya diberikan ke DLH,” lanjutnya.

Selain itu, usulan pemindahan diharapkan bisa membuat kinerja kecamatan lebih maksimal untuk pelayanan masyarakat. Termasuk dalam hal pemungutan sampah.

Leo bahkan sempat menanyakan keputusan mereka. Dan seluruh camat rupanya siap melakukan pelayanan sampah yang lebih baik apabila penarikan retribusi telah dialihkan ke DLH.

“Ini supaya kecamatan bisa fokus pada penjemputan sampah aja,” sambung Legislator dari Fraksi PAN ini.

Selain itu, pungutan langsung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dianggap lebih akuntabel. Masyarakat dinilai lebih taat jika dipegang langsung oleh DLH.

Komentar