Ajak Pemuda Makassar Terlibat Demokrasi, Rocky Gerung: Jangan Pilih Pemimpin Pembohong

Sabtu, 21 November 2020 14:57

Arief Wicaksono, Rocky Gerung dan Zakir Sabara

Apalagi hanya sekedar menyampaikan janji-janji serupa dari janji sebelumnya.

“Kalau janji itu diulang-ulangi yakin saja tidak mungkin ditepati. Kita sudah bisa lihat saja hasilnya,” katanya.

Kedua, bagi Rocky besarnya anggaran APBD Kota Makassar tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

Hal ini terjadi pada Pemerintahan sebelumnya, yang mana menurutnya ada ketimpangan yang bisa dilihat dari gini ratio kota Makassar.

“Itu bisa dibongkar dari APBD nya, jika penyaluran untuk anggaran pendidikan misalnya lebih rendah dan keseringan begitu, anggaran pencitraan yang lebih diutamakan. Maka kesejahteraan masyarakat jadi korbannya, inilah yang harus dihentikan, harus dibongkar oleh anak muda,” paparnya.

Itulah pentingnya menurut Rocky peran anak muda atau kelompok milenial pada Pilwali Makassar 2020 ini, yakni menggunakan ruang demokrasi sebagai ajang untuk mengkritisi kekuasaan sebelumnya.

“Tugas demokrasi itu mencari dan membongkar kebohongan pemimpin, bukan ajang saling puja-puji. Jadi anak muda jangan biarkan ada pihak yang diberi kesempatan mencuri lebih banyak, berbohong lebih banyak, mending tidak dipilih dari sekarang, pilihlah penantang,” tutupnya.

Bagikan berita ini:
6
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar