Dianiaya… Kuasa Hukum Pedagang Pusat Niaga Palopo Lapor Polisi

Minggu, 22 November 2020 14:31

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Kuasa hukum pedagang Pusat Niaga Palopo (PNP), Syahrul, melapor ke polisi atas dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Dalam laporannya, Syahrul melaporkan bahwa dirinya telah dianiaya orang-orang suruhan Andi Ikhsan B Mattotorang di kawasan PNP Kota Palopo. Tepatnya di Jalan Ahmad Dahlan, Sabtu sore, (21/11/2020).

Kejadian itu bermula, kata Syahrul, ketika dirinya berada di sekitar Toko Pembangunan milik Hj Asiah Maddiyarah.

“Karena sebagai Penasihat Hukum dari Hj Asiah Maddiyarah pemilik toko pembangunan, saya berhak menjaga toko klien kami tersebut terhadap tindakan-tindakan intimidatif. Kehadiran saya tersebut membuat kelompok Buya Andi Iksan B Mattotorang beserta pengacaranya merasa risih sehingga kehadiran saya di sana ditolak oleh kelompok Buya Dkk,” ujar Syahrul.

Berdasarkan Surat Kuasa khusus nomor : 01/SKH-MRB/Cabang PLP/Non.Lit/Xl/2020 di tunjuk Muh. Rasyidi Bakry,S.H. LL.M, Syahrul.SH, Abdul Rahman, Nasrum, SH, Yertin Ratu, SH dan Zulkifli, sebagai penerima kuasa Hj Asiah Maddiyarah. “Atas dasar inilah saya bertindak di atas kepentingan klien saya ini,” jelasnya.

Menurut Syahrul, awalnya Sabtu pagi sekitar pagi pukul 10.00 Wita dirinya berkoordinasi dengan Kepala Pasar untuk membuka segel tersebut, namun berdasarkan informasi dari kepala Dinas bahwa kepala pasarnya ketakutan untuk membuka segel tersebut padahal itu sudah perintah walikota saat pertemuan antara pedagang dengan walikota pada Kamis lalu, di ruang pola kantor walikota palopo.

Bagikan berita ini:
8
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar