TKI Asal Makassar Meninggal, Pemprov Sulsel Belum Terima Laporan Penanganan dari Pemkot

ILUSTRASI.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Tewasnya seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pulau Lae-lae, Kota Makassar, di negara sakura mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Selatan, Asriady Sulaiman membenarkan hal tersebut.

Hanya saja, dirinya menyebut hingga kini belum mendapat laporan terkait sejauh mana penanganan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar.

“Kejadian ini sudah hampir 10 hari lalu namun saya juga belum menerima pelaporan penanganannya dari Kota Makassar,” kata Asriady saat dihubungi, Senin malam, (23/11/2020).

Sebelumnya Asriady mengaku, dirinya baru mendapat kabar mengenai kejadian tersebut dari beberapa pemberitaan di media. Sehingga upaya yang dilakukan pun masih belum maksimal.

“Maaf saya belum mendengar pasti tentang hal itu namun dari info yang saya dapatkan almarhum adalah warga Lae Lae dan jasadnya sudah diurusi Pemkot Makassar, tepatnya Camat Ujung Pandang,” tuturnya.

Sampai hari ini jika melalui kesbangpol Pemprov pun kami belum melakukan apa pun terkait hal tersebut karena info ini kami dapatkan justru dari media,” sambung Asriady.

Kendati begitu, ia membeberkan masih terus menjalin koordinasi dengan kepala bidang yang menangani langsung kasus tersebut.

“Sudah seminggu ini saya monitor via Kabid yang tangani,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui lelaki asal Makassar bernama Abdul Rahim meninggal tanpa sebab di Jepang. Kematiannya pun menjadi misteri dan membuat keluarga dan ormas yang mengawal kasus ini menjadi curiga.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR