Wabah COVID-19 dan Pelayanan Kedokteran Indonesia

Selasa, 24 November 2020 10:56

Taruna Ikrar

Saatnya pemerintah mengembangkan pusat-pusat riset Kesehatan mulai tingkat penelitian dasar hingga penelitian aplikasi Kesehatan. Karena penelitian menjadi kunci inovasi Kesehatan.

Terakhir, dasar ekonomi menjadi keniscayaan dalam mengelolah pelayanan Kesehatan. Hubungan Kesehatan dan ekonomi adalah hubungan sangat vital. Kinerja kesehatan sangat tergantung pada perekonomian, tetapi juga pada sistem kesehatan itu sendiri.

Pelayanan kesehatan merupakan prioritas/penting bagi sebagian besar masyarakat. Demikian pula terdapat tantangan yang kompleks. Sehingga investasi dalam kesehatan dan desain kebijakan pembiayaan kesehatan harus dibahas dalam hal interaksi antara kesehatan dan ekonomi. Sama seperti pertumbuhan, pendapatan, investasi dan pekerjaan adalah fungsi dari kinerja dan kualitas sistem ekonomi, kerangka regulasi, kebijakan perdagangan, modal sosial dan pasar tenaga kerja, dll.

Hal ini tergambar dalam kondisi kesehatan (kematian, morbiditas, kecacatan) tidak hanya bergantung pada standar hidup, tetapi pada kinerja aktual dari sistem kesehatan sendiri. Belanja kesehatan harus memperhitungkan manfaat teknologi, dalam hal memperoleh peralatan canggih dan mendidik profesional kesehatan dan cara menggunakannya. Teknologi ini mencakup instrumen untuk pembedahan non-invasif, yang akan menghasilkan perawatan yang lebih efektif dan efisien, serta perlunya upaya pencegahan wabah.

            Sehingga dapat disimpulkan bahwaKesehatan yang efisien merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam kesuksesan Indonesia menghadapi masalah Kesehatan masa depan.

Bagikan berita ini:
9
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar