Bawaslu Panggil Gubernur Sulsel, NA: Laporan Apa?

Rabu, 25 November 2020 14:50

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan panggilan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar dinilai hoax atau bohong.

Hal itu diungkapkan lantaran dirinya hingga kini belum menerima surat panggilan dari Bawaslu.

“Nggak ada panggilan. Ngapain saya dipanggil?, memangnya gampang kita dipanggil?. Nggak ada surat. Laporan apa? Saya tidak pernah dengar laporan,” kata Nurdin, saat ditemui di Swiss-Belhotel, Rabu (25/11/2020).

Sebelumnya, Nurdin menyebut dirinya tidak mengetahui soal pemanggilan Bawaslu Kota Makassar itu. Bahkan, Ia berkomitmen bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam kontestasi Pilkada, baik mendukung maupun menyinggung pasangan calon.

“Nggak ada, saya nggak pernah bikin apa-apa. Saya pernah tidak menyinggung soal paslon, itu hoax ,” bebernya.

“Saya nggak pernah menyinggung orang, dukung mendukung orang, masa iya si B kenal aja nggak, masa langsung main panggil,” sambungnya.

Ia menilai laporan yang disampaikan ke Bawaslu tidak berdasarkan fakta yang ada atau tidak akurat. “Itukan gampang kalau laporin orang, tapi faktanya ada nggak?

Sebagaimana diketahui Nurdin Abdullah dilaporkan oleh tim hukum pasangan calon nomor urut 1 Pilwali Kota Makassar, Danny Pomanto- Fatmawati Rusdi.

Tidak hanya Gubernur Sulsel, PJ Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin juga ikut dilaporkan.

Mereka dinilai melanggar dengan tidak menerapkan sikap netralitas dalam Pilkada Makassar. Mereka dianggap mengarahkan bawahannya ke paslon tertentu. Selain Bawaslu, laporan juga disampaikan ke Kemendagri dan KASN. (Anti/fajar)

Bagikan berita ini:
8
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar