Kebut Proyek PLTSa Makassar, Pemkot Ajukan Bantuan Dana ke Perusahaan Jepang

Rabu, 25 November 2020 17:14

Ilustrasi sampah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Makassar terus dikebut. Permintaan dana pun bakal segera diajukan ke perusahaan Jepang, yaitu Japan International Cooperation Agency (JICA).

Anggota Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Instalasi Pengelolaan Sampah Kota Makassar, Saharuddin Ridwan menuturkan, bantuan tersebut nantinya berupa dana hibah.

“Untuk JICA, tim akan melihat kemungkinan bantuan hibah,” kata Sahar sapaan akrabnya saat dihubungi, Rabu (25/11/2020).

Melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, diungkapkan Sahar, surat bantuan dana hibah segera dikirimkan. Bantuan diharapakan mampu mempercepat tahapan Outline Business Case (OBC) atau prastudi kelayakan awal.

“Jadi Pemkot nantinya akan buat surat minta bantuan JICA untuk melengkapi OBC menjadi Final Business Case (FBC),” sambung Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya ini.

Lebih jauh, Sahar menyebut tahapan OBC dan FBC akan melibatkan sejumlah investor. Mereka menaruh minat untuk melakukan kelayakan studi atau Feasibility Studi (FS) yang merupakan bagian dari tahapan itu.

Diketahui, sudah ada dua investor yang siap melakukan FS. Dan telah mengajukan surat ke Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar. Ialah China National Technical Import and Export Corporation (CNTIC) dan Zhongde Waste Technology.

“Sudah masuk pengajuannya. Yang jelas semua investor akan mengikuti prosedur,” tutup Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) ini. (ikbal/fajar)

Komentar