Kemenag Siapkan Materi Khutbah Jumat, Tengku Zulkarnain: Semakin Transparan Syahwat Politik Kekuasaan

Rabu, 25 November 2020 11:04

Tengku Zulkarnain. Foto: tangselpos/jpg

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain mengkritik rencana pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag), yang akan menyiapkan materi khutbah Jumat untuk para khatib.

Tengku Zul menilai, kebijakan tersebut akan memunculkan kecurigaan publik terhadap pemerintah sendiri. Awalnya pemerintah telah menggulirkan sertifikat para Da’i. Kini muncul materi khutbah.

“Kecurigaan publik jadi muncul bahwa Pemerintah mau mengatur hak beragama rakyat. Setelah menggulirkan program SERTIFIKASI DA’I kini MENYIAPKAN MATERI KHUTBAH JUM’AT untuk setiap mesjid. Apa sebenarnya maksud kalian? Semakin transparan syahwat politik kekuasaan ada di dalamnya,” tulis Tengku Zulkarnain di akun twitternya, Rabu (25/11).

Tengku Zul menilai, kebijakan itu tidak ada manfaat dan akan menyia-nyiakan uang negara. “Menyianyiakan uang negara saja. Sebaiknya dibatalkan saja. Dananya bisa dipakai untuk yang lain” katanya.

Dia melanjutkan, untuk naskah khutbah Jumat, Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah telah mencetak buku-buku terkait itu.

“NU, Muhammadiyah, Dewan Da’wah dan lain-lain, sudah sejak lama mencetak buku buku khutbah untuk setahun (52 minggu). Pemerintah ngapain ikut campur lagi? Ketinggalan Kereta Api namanya” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
7
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar