Menyerang Pribadi Paslon Lain, Sosiolog Unhas: Sikap Danny Tidak Etis di Debat Kedua

Rabu, 25 November 2020 17:17

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kalangan akademisi menilai penampilan Danny Pomanto emosional dan egois dalam debat kedua pasangan calon walikota dan wakil kota Makassar, Selasa malam di Jakarta.

Empat pasangan kandidat Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar kembali mengikuti Debat Publik Jilid II, yang disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional, Selasa malam (24/11/2020).

Mengangkat tema reformasi birokrasi, pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan dan ekonomi, debat kedua ini berlangsung lebih dinamis dibanding debat perdana. Seluruh kandidat juga sangat aktif dan semangat memaparkan visi misinya untuk pembangunan Makassar ke depan.

Aksi saling serang antar kandidat semakin menambah keseruan jalannya debat. Kandidat petahana tak pelak menjadi bulan-bulanan serangan rivalnya.

Hal tersebut disampaikan Dr Sawedi Muhammad, Sosiolog Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, saat ditemui sesaat usai debat. Ia menilai ada beberapa kandidat yang menunjukkan keegoisan dan seolah-olah menganggap dirinya sudah sangat berhasil mengcover seluruh isu yang kompleks di Makassar, yaitu kandidat nomor urut 1 Danny Pomanto.

“Saya menilai Danny juga sangat emosional bahkan sempat kena semprit dari moderator karena telah menyerang pribadi paslon lain. Kandidat ini bukan hanya egois tapi juga emosional dalam debat kali ini,” ujar Sawedi dalam pengamatannya.

Sementara Appi, kata dia, menunjukkan kedewasaannya. Meskipun diserang secara pribadi, Appi tetap konsisten memaparkan visi misinya.

Komentar


VIDEO TERKINI