Soal Habib Rizieq, Buya Yahya ke Jokowi: Kami Mendengar Anda Jadi Imam Salat, Umroh, Subhanallah

Rabu, 25 November 2020 14:30
Belum ada gambar

Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab-- FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma’arif atau yang dikenal Buya Yahya, menyarankan Presiden Joko Widodo agar mau mendengar keinginan Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, dengan hati kecil dan pikiran jernih.

Sebab, menurut Buya Yahya, apa yang diminta Habib Rizieq selama ini, hanya terkait dengan hal-hal yang baik. Seperti keadilan dan amarmaruf nahimungkar.

“Kami yakin yang diminta Habib Rizieq, di hati kecil Anda (Presiden-red), Anda setujui. Keadilan, kebaikan dan sebagainya. Kami yakin Anda orang beriman, selagi itu keinginan yang baik, ayo kita sambut,” ungkap Buya Yahya, dikutip chanel YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (25/11/2020).

Buya Yahya mengatakan, Presiden harus mengikuti hati kecilnya untuk melihat hal-hal yang baik yang bertentangan dengan keimanannya.

“Tinggal Anda mengikuti hati kecil Anda bahwa Anda ahli iman, maka segala sesuatu yang bertentangan dengan keimanan Anda, Anda beresin, diselesaikan, karena itu akan ada tuntutan di hadapan Allah,” ujar Buya Yahya.

Lebih lanjut, Buya Yahya mengingatkan Presiden agar tidak mendengar orang-orang di sekelilingnya yang punya kepentingan syahwat, kepentingan duniawi, yang bisa menjerumuskan ke neraka.

“Maka, jangan sampai saat jadi presiden ditipu oleh orang-orang di kiri kanan kita. Yang punya kepentingan syahwatnya, urusan dunianya, tidak ada hubungan dengan iman, sehingga akan kebawa ke sana,” ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya menyarankan Presiden agar menyingkirkan orang-orang seperti itu. Orang yang akan menghalangi dari jalan menuju surga.

“Orang yang bakal mengganggu akhirat Anda, Anda bersihkan, di kalangan menteri, Anda bersihkan orang-orang yang bakal mengganggu keselamatan di akhirat,” ucap Buya Yahya.

“Kami yakin Anda ahli iman, kami mendengar Anda jadi imam salat, Anda juga umroh, subhanallah,” sambung Buya Yahya.

Selain itu, Buya Yahya juga menitip pesan kepada Presiden agar mau mendengar masukan dan kritikan.

“Kemudian Berlapanglah dengan masukan dan kritikan dari siapa pun,” pungkas Buya Yahya. (fin)

Bagikan berita ini:
1
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar