Fadli Zon Bilang Korupsi itu Oli Pembangunan, Denny Siregar: Gara-gara Oli itu, Temannya Kepleset

Kamis, 26 November 2020 22:03

Denny Siregar dan Fadli Zon

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap ekspor benur ikut menguak kembali beberapa pernyataan politisi Partai Gerindra Soal korupsi.

Mulai dari penegasan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto saat debat Pilpres 2019 lalu soal tindakan tegas kepada kadernya yang terbukti koruspsi. Hingga pernyataan Fadli Zon soal korupsi yang merupakan resiko dari pembangunan.

Pada medio 2015 lalu, Fadli Zon yang masih menjabat Wakil Ketua DPR menyebutkan adanya korupsi menunjukkan bahwa pembangunan di suatu negara berjalan. Meski ia juga tak membenarkan langkah korupsi itu.

“Mana yang kita pilih? Tidak ada korupsi, tidak ada pembangunan atau sedikit korupsi ada pembangunan. Di beberapa negara berkembang, korupsi itu justru jadi ‘oli’ pembangunan,” kata Fadli dalam diskusi bertajuk ‘Duh KPK’ di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2015).

Fadli menyebut dalam masa pemerintahan orde baru dana non budgeter yang digunakan oleh pejabat bukan merupakan tindak pidana korupsi. Namun saat ini penggunaan dana semacam itu dianggap korupsi.

“Dulu ada dana non budgeter tapi ada pembangunan. Untuk pembangunan jalan dan sebagainya. Nah sekarang korupsinya banyak tapi tidak ada pembangunan,” katanya.

Pernyataan Fadli Zon itu kembali diungkit oleh pegiat media sosial, Denny Siregar.

Komentar