Geliat Peternakan Sapi Potong di 4 Kecamatan Ini Sokong Gagasan ASA Bangun RPH Standar Internasional

Kamis, 26 November 2020 20:35

Foto: Istimewa

FAJAR.CO.ID, SINJAI – Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa telah menetapkan empat kecamatan di Sinjai sebagai kawasan pengembangan sapi potong. Empat kecamatan tersebut, masing-masing Kecamatan Sinjai Selatan, Sinjai Borong, Tellulimpoe dan Kecamatan Sinjai Timur.

“Empat kecamatan itu merupakan wilayah yang sebelumnya sudah kami tetapkan sebagai kawasan pengembangan sapi potong di Sinjai. Itu untuk mendukung langkah kami dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat pada sektor peternakan,” kata Andi Seto Asapa, Kamis (26/11/2020).

Menurut ASA, geliat peternakan sapi di empat kecamatan itu juga akan berperan dalam menyokong kebutuhan sapi potong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) modern yang akan dibangun tahun 2021 mendatang.

“Kami berencana membangun RPH bertandar internasional di Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan tahun depan (2021). RPH itu akan memproduksi daging beku, jadi kalau selama ini Sinjai hanya menyuplai sapi hidup ke luar kabupaten, ke depan kita ingin ada produksi daging beku juga untuk dijual ke luar daerah,” ucapnya.

Dijelaskan ASA, bahwa keberadaan RPH modern itu juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru. “Dengan RPH itu tenaga kerja baru akan terserap dan tentu kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak karena harga daging sapi potong lebih mahal dibandingkan sapinya dijual hidup,” ucapnya.

Ditambahkan ASA, bahwa kabupaten yang dinahkodainya sejak tahun 2018 lalu itu dikenal sebagai daerah penyuplai sapi potong ke sejumlah provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI), seperti Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Kota Makassar, dengan jumlah sapi yang dikirim berkisar 3000 ekor per tahun.

Bagikan:
10
2
3

Komentar