Kasus Kerumunan Massa Habib Rizieq di Megamendung Naik Penyidikan, Polisi Beber Ini

Kamis, 26 November 2020 11:32

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab saat tiba di kediamannya di Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11). Foto: Ricardo/JPNN.c...

FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Status perkara dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara yang dihadiri Imam Besar FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, naik ke tahap penyidikan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol CH Patoppoi mengatakan, penetapan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan gelar perkara dan memeriksa sebanyak 12 orang dalam rangka penyelidikan sejak sepekan lalu.

“Kita (Polda Jabar) sudah minta klarifikasi 15 orang, dari seluruhnya, 12 orang hadir, tiga orang tidak hadir, dua orang tanpa keterangan, satu tidak hadir karena terkonfirmasi COVID-19, penyidik juga sudah mengundang ahli epidemiolog, penyidik juga menganalisa CCTV di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Patoppoi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/11).

Dijelaskan, berdasarkan pemeriksan tersebut, polisi menemukan fakta bahwa pada saat adanya kegiatan Habib Rizieq Shihab, Kabupaten Bogor masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra-Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Kegiatan Habib Rizieq Shihab berlangsung di Pondok Pesantren Alam Agrikultural Markaz Syariah DPP FPI, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (13/12) lalu.

Kegiatan itu berlangsung dengan berkerumunnya warga pada saat kedatangan Rizieq Shihab. Dalam penerapan PSBB pra-AKB itu, menurutnya, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh warga ketika menggelar kegiatan yang mengundang masyarakat.

Komentar


VIDEO TERKINI