Menko Mahfud MD: Restoratif Justice Harus Diterapkan Penegak Hukum di Sulsel

Kamis, 26 November 2020 19:53

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Penerapan restoratif justice untuk pemenuhan keadilan masyarakat menjadi atensi serius Menkopolhukam, Mahfud MD di Claro Hotel, Kamis (26/11/2020).

Mantan Ketua MK itu secara langsung memberikan arahan pada Kapolda Sulsel, Kajati Sulsel serta para Kapolres dan Kajari yang hadir dalam forum penyamaan persepsi yang diinisiasi oleh Deputi Bidang Hukum dan HAM Kemenpolhukam, Sugeng Purnomo.

Membuka acara, Mahfud tidak tanggung-tanggung dan secara blak-blakan menilai penegak hukum termasuk polisi dan jaksa dianggap mendapatkan citra buruk di masyarakat.

“Yang muncul sekarang ini di masyarakat adalah Penegak hukum malah menjalankan koruptif Justice, manipulatif Justice. Itu karena memang penegak hukum menghukum orang sesuai selera, atau membebaskan sesuai seleranya. Ini yang masalah yang kita hadapi,” tegasnya yang kala itu tersambung secara virtual dari ruang kerjanya di Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Perihal itu, Mahfud mengaku dalam integrated Justice sistem kedepannya para penegak hukum sangat penting untuk memahami restoratif justice. Dimana penerapannya diharapkan untuk mewujudkan kedamaian serta harmoni dalam kehidupan masyarakat.

“Jadi bukan untuk menghukum saja. Penjatuhan hukuman baru akan dilakukan jika memang dipandang sudah harus dihukum,” pungkasnya. (edo/fajar)

Komentar