Namanya Disebut dalam Pusaran Kasus Djoko Tjandra, Begini Reaksi Kabareskrim Polri

Kamis, 26 November 2020 18:40

Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo. (INT)

FAJAR.CO.ID — Irjen Napoleon Bonaparte dalam sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Tommy Sumardi, sempat menyebut nama Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Komjen Listyo disebutnya telah memberi restu ke Tommy sebelum bertemu dengan Napoleon. Listyo pun berkilah dirinya terlibat dalam pusaran korupsi yang juga melibatkan Djoko Tjandra tersebut.

Dia juga tak segan menindak siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Faktanya, saya tak pernah ragu mengusut tuntas kasus Djoko Tjandra. Siapa pun yang terlibat kami usut tanpa pandang bulu,” kata Listyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/11).

Jenderal bintang ini menegaskan, dia akan menyikat habis semua orang yang terlibat dalam kasus korupsi terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra itu.

“Kalau kita (saya, red) terlibat kan logikanya sederhana, tak mungkin kita usut sampai ke akar-akarnya,” tegas Listyo.

Mantan Kapolda Banten ini menerangkan, harusnya Irjen Napoleon yang kala itu menjabat Kadiv Hubinter bisa mengecek terlebih dahulu, apa benar dia telah memberi restu ke Tommy Sumardi atau tidak.

“Kan dia jenderal bintang dua dan pejabat utama seharusnya yang bersangkutan crosscheck apakah betul TS (Tommy Sumardi) memang dapat restu dari saya. Agak aneh kalau ada orang yang membawa nama kita (saya) dan orang itu langsung percaya begitu saja kalau mereka dekat dan mewakili orang itu,” beber Listyo.

Komentar