Sebut FPI Saudara, Mayjen Dudung Abdurachman: Habib Rizieq Orang Berilmu, Luar Biasa

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: arsip jpnn.com/Ricardo

FAJAR.CO.iD, JAKARTA — Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman nampak berbeda dari awalnya. Jika sebelumnya, Pernyataan Dudung ingin membubarkan Front Pembela Islam (FPI), kali ini, Dudung menganggap FPI bukan musuh, tetapi saudara.

“Saya tidak pernah mengajak bahwa FPI atau yang lainnya sebagai musuh. Itu tidak ada. Itu saudara-saudara kita. Alangkah baiknya kalau ada mediasi, berdialog, dihadiri oleh seluruh komponen,” ucap Dudung saat ngopi bareng bersama ulama di kantornya, Rabu, (25/11) kemarin.

Dudung juga memuji Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab sebagai orang berilmu. “Habib Rizieq orang berilmu dan sebagainya, luar biasa, tidak kemudian kita bermusuhan dengan dia, tidak,” ujar Dudung.

Namun Dudung mengatakan, yang dimusuhi adalah ucapan yang mengajak untuk memperkeruh persatuan.

“Yang justru kita musuhi adalah ucapan-ucapan yang mengajak dan nantinya akan memperkeruh kesatuan bangsa. Apa yang disampaikan dalam ceramah diharapkan ceramah itu bertanggung jawab dengan apa yang disampaikan. Tidak ceramah hanya untuk dirinya sendiri,” kata Pangdam Dudung.

Sebelumnya Dudung bereaksi keras terhadap FPI. Baliho dia perintahkan prajuritnya menurunkan baliho Habib Rizieq. Bahkan dia inginkan agar FPI dibubarkan. Sejumlah pernyataan dan langkah Pangdam Jaya jadi sorotan dan dikritik banyak pihak.

Dudung akhirnya mengklarifikasi ucapannya soal pembubaran FPI. Dia bilang, TNI tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan FPI.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR