Terbang di Era New Normal, Garuda Terapkan HEPA Filter dan Jaga Jarak

Kamis, 26 November 2020 22:09

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jumlah penumpang pesawat terpuruk pada April-Mei, akibat pandemi virus corona. Penurunannya bahkan mencapai lebih dari 90 persen.

Meski begitu, memasuki masa new normal ini, jumlah penumpang kini mulai cenderung naik. Perlahan membaik.

Salah satunya jumlah penumpang di Maskapai Garuda Indonesia, yang mulai mendapatkan kembali penumpang yang harus terbang untuk berbagai kepentingan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengungkapkan berbekal riset Garuda mencoba mencari solusi yang tepat untuk tetap terbang dengan tetap menjaga protokol kesehatan, sehingga penumpang merasa aman dan percaya diri. Penumpang kembali meningkat sejak Juni meski masih belum pulih sampai sekarang.

Selain kewajiban memakai masker sepanjang perjalanan bahkan ketika memasuki toilet, pengaturan jarak penumpang dijadikan salah satu andalan.

“Kalau Anda duduk di ekonomi di tengahnya kosong, kalau Anda duduk di business class sebelahnya kosong,” ucap Irfan dalam talkshow Live Instagram Katadata bertajuk Industri Penerbangan Bisa Bernapas Kembali, Kamis (26/11/2020).

Kata Irfan, penumpang hanya boleh berdekatan jika berasal dari satu keluarga dan tinggal di alamat yang sama. Jaga jarak juga diberlakukan saat penumpang akan memasuki dan meninggalkan pesawat.

“Sampai hari ini mengapa kita sampai mendapatkan penghargaan sebagai salah satu penerbangan di dunia, yang dianggap aman karena kita menerapkan itu distancing, dan feedback dari para penumpang juga mengatakan nyaman karena berjarak ya,” ujarnya sembari menjelaskan Safety penghargaan dari Travel Barometer.

Komentar