Aktor Dwi Sasono Bebas Usai Jalani Hukuman, Tak Ada Keluarga yang Menjemput

Jumat, 27 November 2020 17:16

Dwi Sasono. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID — Terbelit kasus narkoba yang menjeratnya,aktor Dwi Sasono menjalani hukuman sekitar hampir 6 bulan. Dia menjalani masa hukuman rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur Jakarta Timur.

Kini, Dewi Sasono sudah dinyatakan bebas. Dia pun bisa pulang ke rumah.

Kepulangan Dwi Sasono hari ini, Jumat (27/11/2020) tidak didampingi oleh keluarganya seperti Widi Mulia atau anak-anaknya. Pemain sitkom “Tetangga Masa Gitu?” itu hanya didampingi tim kuasa hukum.

Sebelum meninggalkan RSKO, Dwi sempat menyampaikan pernyataan di hadapan awak media.

Dia mengatakan sudah kangen sekali untuk ketemu dengan keluarganya mau cepat-cepat pulang ke rumah. “Saya sudah kangen sama keluarga, pengin cepat pulang ke rumah,” ujar Dwi Sasono di hadapan awak media di RSKO Jumat (27/11/2020).

Enam bulan terpisah dari keluarga dirasakannya sangat lama. Dwi Sasono merasa waktu bergerak lambat selama menjalani hukuman rehabilitasi di RSKO.

“Saya nggak menyangka sampai dengan perjalanan ini kayak berapa tahun gitu ya. Ini tahun berapa? Seperti berada 20 tahun saya di sini,” kata ayah tiga anak itu sambil bercanda.

Terlepas dari hal tersebut, yang membuat Dwi Sasono jadi lebih bahagia, dokter yang merawat di RSKO menyatakan ketergantungannya pada obat-obatan terlarang sudah hilang usai menjalani serangkaian treatment di sana. Hal itu juga yang membuat Dwi Sasono dibolehkan pulang ke rumah karena sudah dinyatakan sembuh.

“Intinya saya sudah sehat sekarang, saya sudah siap untuk balik turun ke bumi lagi,” ucap lelaki kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 30 Maret 1980 itu.

Sempat terjerat kasus narkoba membuat Dwi Sasono banyak mengalami pelajaran hidup yang mungkin tak bisa diperolehnya di ruang bebas atau dari membaca buku. Dia pun berjanji tidak akan masuk kedua kali ke lubang yang sama di masa yang akan datang.

Seperti diketahui, Dwi Sasono diamankan petugas kepolisian bidang narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di kediamannya yang terletak di bilangan Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada 26 Mei 2020.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis ganja dengan berat bruto 15,6 gram dan netto 4,7 gram.

Dalam kasus ini, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 6 bulan rehabilitasi kepada Dwi Sanono. Dia yang sudah menjalani rehab di RSKO sejak Juni 2020 tinggal menyempurnakan sisa hukumannya di sana. (JPC)

Komentar