Masuk Proyek Strategis Nasional, 1000 Hektar Siap untuk Kawasan Industri Takalar

Jumat, 27 November 2020 09:42

Setelah mendapat restu dari Pemerintah Provinsi Sulsel, Kawasan Industri Takalar (KITA) kini mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat untuk dibangun dan kembangkan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Setelah mendapat restu dari Pemerintah Provinsi Sulsel, Kawasan Industri Takalar (KITA) kini mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat untuk dibangun dan kembangkan.

Dalam Perpres RI no. 109 tahun 2020, KITA secara sah masuk dalam deretan Proyek Strategis Nasional yang tercantum dalam RPJNM 2020-2024.

Kawasan yang terletak di ex lahan transmigrasi yang telah dicabut pencanangannya terletak di Kecamatan Mangarabombang dengan luas lahan awal 1000 hektar yang merupakan gabungan dari lahan ex transmigrasi dan lahan yang dibebaskan oleh PT. KBN.

“Hari ini kami dikirimi SK yang menyatakan bahwa kawasan Industri takalar dimasukkan sebagai Proyek Strategis Nasional. Kami bersyukur bahwa upaya dari bawah ini telah kami persembahkan untuk menjadi PSN. Ini wujud kontribusi kami untuk pemulihan ekonomi Nasional. Dan yang paling penting, ini berkat doa-doa masyarakat Takalar, dukungan Pak Gub, KBN dan Kementrian,” jelas Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt, MM.

Secara historis, kawasan industri Takalar mulai dijajaki sejak tahun 2018 yang lalu. Sejak saat itu, Pemkab Takalar mulai membangun komunikasi intens dengan PT. Kawasan Berikat Nusantara (PT. KBN), hingga akhirnya pada tahun 2019 Pemkab Takalar melakukan MoU dengan PT. KBN.

Dari MoU ini, PT. KBN memperkenalkan Kawasan Industri Takalar ke asosiasi perusahaan recycling Non Ferrous China.Investor China kemudian memilih 3 negara (Thailand, Vietnam, Indonesia).

Komentar