Cerita Petugas Peternakan Kecamatan di Sinjai Bermalam di Rumah Warga Demi Pelayanan Maksimal

  • Bagikan

Bukan hanya itu, dia juga intens menjalankan program kartunisasi sapi. Melalui program ini, bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sinjai. Termasuk melakukan pendaftaran asuransi sapi dengan mendatangi rumah peternak.

Kendati demikian, dalam menjalankan tugasnya, ia berkoordinasi dengan beberapa petugas peternakan lainnya. Baik inseminator, petugas kebuntingan, dan penyuluh.

"Satu kali kami turun langsung semua elemen memberi pelayanan, insemnator maju jika ada sapi mau dimasukkan IB, petugas kebuntingan memriksa kehamilan ternak, dan penyuluh memberi edukasi," ungkapnya.

Kahar mengaku, semua upaya itu dilakukan karena ingin membantu pemerintah dalam meningkatkan populasi sapi di Sinjai. Termasuk membantu masyarakat dalam meingkatkan pendapatannya.

Oleh karena itu, upaya Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) untuk menjadikan Sinjai sebagai sentra peternakan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) sangat tepat. Sebab, investasi ini paling menjanjikan.

Masyarakat bisa membangun rumah, membeli kendaraan, sekolahkan dan nikahkan anak dari hasil jual beli sapi. "Makanya masyarakat banyak datang kalau ada penyuluhan atau pelayanan kesehatan hewan dibandingkan pelayanan kesehatan masyarakat karena peternakan menjanjikan," kuncinya. (sir)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan