Nurdin Abdullah Buka Festival Anak Sholeh Indonesia Sulsel Ke-11 di Wajo

  • Bagikan

Selain itu, pada kesempatan ini menyampaikan komitmen Pemprov dan DPRD dalam memperhatikan guru mengaji. Dengan memberikan insentif. Tahun ini disiapkan anggaran untuk 2.500 orang.

"Tahun depan kita akan siapkan, sambil menunggu data valid, kita siapkan 10.000 kalau datanya sudah ada kita siapkan anggaranya. Saya tidak ragu, karena ada yang back-up (kebijakan) saya di DPRD yaitu Pak Muzzayin," paparanya.

Sedangkan, Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyebutkan hadirnya gubernur dan mantan gubernur menjadi penyemangat melahirkan generasi insani yang menjadi harapan masa depan.

"Dan ini menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menyiapkan anak-anak yang berakhlakul karimah," ucapnya.

Kegiatan ini penting, sebab merupakan masa keemasan (golden age) kepada anak-anak untuk diberikan ruang berkompetisi meningkatkan kapasitas diri. Bahkan memotivasi mereka mendapatkan achievement motivation untuk memacu diri mereka berprestasi.

Ketua Umum DPW BKPRMI Sulsel, Hasid Hasan Palogai mengatakan, kegiatan ink dilakanakan 28 November - 1 Desember 2020. Se disepekat 28 Maret - 1 April, namun ditunda karena pandemi corona.

"Tujuan dari pelaksanaan acara ini sebagai sebagai informasi capaian sejauh mana tingkat kesuksesan membina anak-anak didik TK/TPA. Serta menjadi motivasi bagi santri," paparnya.

Serta menjadi salah satu jembatan termotivasi anak-anak untuk melakukan pengembangan jati dirinya terhadap cintanya pada agama. (rls)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan