Deklarasi Dukung Calon Atasnamakan Angkatan Muda Muhammadiyah, PDM: Itu Mengkhianati Khittah

Muhammadiyah

FAJAR.CO.ID — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar menyayangkan aksi deklarasi yang dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan Angkat Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Makassar kepada salah satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar.

Sekretaris PDM Makassar, Subani Martodani mengatakan, aksi deklarasi tersebut melanggar khittah perjuangan Muhammadiyah.

“Khittah artinya garis besar perjuangan dari Muhammadiyah, khittah itu mengandung konsepsi pemikiran, yang juga termasuk persoalan pemilu, apabila ada yang melanggarnya, maka sama saja seperti pengkhianat khittah,” tegasnya, Minggu (29/11/2020).

Ia juga mengatakan, dalam berita deklarasi yang tersebar, ada yang mengklaim dirinya sebagai pembina AMM, tentu itu tidak benar.

“Pembina Angkatan Muda Muhammadiyah di tingkat Kota Makassar, itu berasal dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah, di luar daripada itu, dia bukan pembina AMM,” tandasnya.

Senada hal itu, Ketua PD Muhammadiyah Makassar, Nurdin Massi, menjelaskan, pada dasarnya Muhammadiyah merestui semua paslon yang maju dalam Pilwali Makassar.

“Semua paslon pernah datang ke kami, meminta restu, maka tentu kami merestui dan mendoakannya. Tidak kemudian mendukung atau bahkan mendeklarasikan,” ujarnya. (rls-sam)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR