Dituding Tutupi Swab Habib Rizieq, Petinggi RS Ummi Bogor akan Diperksa Polisi

Minggu, 29 November 2020 18:59

Polisi mengantar surat panggilan untuk Habib Rizieq Shihab.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polisi mengaggendakan melakukan pemeriksaan terhadap empat Direktur Rumah Sakit (RS) Ummi, Bogor, Jawa Barat.

Pemanggilan itu berkaitan dengan laporan dugaan menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular virus corona atau Covid-19.

Direktur RS UMMI Kota Bogor dilaporkan lantaran tidak terbuka dengan Satgas Covid-19, dan pemerintah terkait pengambilan uji swab (swab test) Habib Rizieq Shihab yang sempat dirawat di rumah sakit tersebut.

“Selanjutnya pada hari Senin (30/11) tim penyidik gabungan Ditipidum Bareskrim, Direskrimum Polda Jabar, Satreskrim Polresta Bogor di Mapolresta Bogor dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Jakarta, Minggu (29/11/2020).

Sebanyak 9 direktur, dokter dan perawat RS UMMI dipanggil polisi untuk diperiksa sebagai saksi pada hari Senin, 30 November 2020.

Adapun saksi yang akan diperiksa yakni, Direktur Utama RS UMMI dr. Andi Tatat, Direktur Umum RS UMMI Najamudin, Direktur Pemasaran RS UMMI Sri Pangestu Utama, dan Direktur Pelayanan RS UMMI dr. Rubaedah.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa dr. Zacki Faris Maulana selaku Manajer RS UMMI, Kordinator Mer-C dr. Hadiki Habib dan kordinator Mer-C dr. Mea.

Polisi juga akan memeriksa dua perawat RS UMMI, yakni Fitri Sri Lestari dan Rahmi Fahmi Winda serta keluarga Habib Rizieq Shihab, Hanif Alatas.

Komentar