Iuran Sampah Beratkan Masyarakat Prasejahtera, Appi-Rahman Siap Bereskan di 100 Hari Kerja

Minggu, 29 November 2020 15:45
Belum ada gambar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tak sedikit warga yang menyambut baik rencana calon wali kota Makassar dan wakil wali kota Makassar Munafri Arifuddin -Rahman Bando yang menggagas program pembebasan retribusi sampah rumah tangga.

Meski pungutannya tak seberapa, bagi warga prasejahtera, angka retribusi sampah cukup memberatkan.

Dengan adanya kebijakan tersebut, warga bisa sedikit merenggangkan ikat pinggang karena iuran rutin yang mereka keluarkan sedikit berkurang dan bisa dialihkan ke kebutuhan lainnya.

“Penggratisan pungutan iuran sampah sangat diharapkan masyarakat. Memang tidak terlalu besar itu, tapi lumayan juga kalau digratiskan, bisa buat beli beras 5 liter,” ucap Ketua RT 1 RW 12 Kelurahan Borong, Syamsuddin, di Borong Indah, Manggala, Kota Makassar, Minggu (29/11/2020).

Menanggapi hal tersebut, Politisi PPP Azis Namu menegaskan, salah satu program unggulan Appi-Rahman yang akan dicetuskan dalam 100 hari kerjanya adalah pembebasan retribusi sampah rumah tangga.

“Appi-Rahman telah berkomitmen dalam 100 hari kerjanya akan menggratiskan iuran sampah untuk rumah tangga. Program ini akan kita suarakan ke masyarakat. Seluruh kota digratiskan, khusus untuk sampah rumah tangga,” ungkap Azis.

Memang, pendapatan asli daerah (PAD) otomatis akan berkurang jika kebijakan ini dijalankan. Namun ia menilai angka tersebut tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan maslahat yang dirasakan masyarakat.

“PAD tidak seberapa yang hilang. Paling sekitar Rp 5 miliar. Kita bisa ganti dengan sumber-sumber pendapatan lain. Toh program ini kan untuk masyarakat juga. Untuk meringankan beban keuangan warga khususnya bagi mereka yang terdampak pandemi,” paparnya.

Bagikan berita ini:
5
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar