Legislator PPP: Pulau Lae Lae Darurat Tanggul Pemecah Ombak

Juru bicara fraksi PPP DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Juru bicara fraksi PPP DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli mengaku kecewa terhadap Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada saat menyampaikan pandangan fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD Pokok 2021.

Legislator Makassar dua periode itu mengaku, fraksinya sudah sejak lama mengusulkan agar warga yang bermukin di Pulau Lae-lae dibuatkan tanggul pemecah ombak dan perbaikan dermaga namun hingga hari ini belum direalisasikan oleh Dinas PU Kota Makassar.

“Tanggul yang ada saat ini kondisinya sudah sangat tidak layak. Kalau masuk musim pasang air merembes masuk ke rumah warga utama yang bermukim di bagian tenggara,” kata Fasruddin Rusli di Gedung DPRD Kota Makassar, Sabtu (28/11/2020).

“Airnya bukan sebatas mata kaki tapi sebatas lutut orang dewasa, ini karena tanggul yang ada sudah tidak bisa lagi menanggulangi naiknya air pasang,” sambung dia.

Untuk itu, ia berharap agar Pj Wali Kota Makassar menginstruksikan Dinas PU untuk dianggarkan. Pasalnya, pengadaan dan perbaikan tanggul pemecah ombak ini sudah lima kali diusulkan melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kecamatan namun tidak pernah direalisasikan.

“Bahkan kondisi tanggul di Lae-lae itu sudah pernah ditinjau oleh pak Pj Wali Kota (Iqbal Suhaeb) bersama dinas terkait tapi sampai sekaran belum ada tindak lanjut. Kasihan warga di Lae-lae, mereka itu juga bagian dari warga Kota Makassar. Jangan infrastruktur yang dibangun didaratan saja,” tegasnya. (endra/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR