Ni’matullah: Perda Sistem Pertanian Organik Ciptakan Produk Pangan Unggul dan Sehat


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah menggelar konsultasi publik bersama sejumlah penyuluh pertanian, akademisi serta tokoh masyarakat terkait Rancangan Perda Provinsi Sulsel tentang Sistem Pertanian Organik, Minggu (29/11/2020), di Hotel Tree Makassar.

Ni’matullah menyampaikan, konsultasi publik ini sejatinya mendahului naskah akademik. Tujuan digelarnya konsultasi ini, guna menangkap pokok pikiran dan aspirasi masyarakat.

Ranperda Ini nantinya akan melahirkan Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi payung hukum dalam setiap kegiatan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendorong sistem pertanian organik.

“Terkait Perda pertanian organik ini sejak 3-4 tahun saya sudah gelisah. Saya takut kita tertinggal dengan provinsi lain. Konsumen saat ini sangat kritis, banyak dari mereka tidak ingin lagi menkonsumsi hasil pertanian atau komoditas dari pestisida atau pupuk. Tapi mereka inginnya organik,” cetus Ni’matullah.

Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan itu, hasil pertanian organik harus disupport oleh pemerintah melalui APBD. Sehingga memang harus dibuat perdanya terlebih dahulu.

“Daripada rakyat terus terjerat dengan hasil pertanian dan kebun yang itu-itu saja, pendapatannya pun begitu-begitu saja, maka sudah saatnya komoditas pertanian organik kita cetuskan, selain menguntungkan petani dari sisi pendapatan juga tentu komoditas yang dihasilkan juga sehat,” paparnya.

“Kita sudah mulai harus melirik pertanian organik. Sistem pertanian organik akan menciptakan produk pangan unggul dan sehat. Ini dasar pikiran kami anggota DPRD untuk mendesain perda ini agar bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan,” sambung Ni’matullah lugas.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR