Andi Burhanuddin Unru Tutup Usia, Cerita Orang Terdekat Soal Kepemimpinan Mendiang saat Jabat Bupati Wajo

  • Bagikan

Iman Setiawan Panguriseng
Sengkang

Mantan Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru telah tutup usia. Selama dua periode menjabat, pria yang disapa, Abur itu fokus meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Andi Burhanuddin dikebumikan di sebuah kebun miliknya di Kelurahan Uraiyang Kecamatan Majauleng, Minggu malam, 29 November. Saat jenazah diturunkan, suasana pun pecah, kepergiannya diiringi isak tangis pihak keluarga.

Tak banyak warga sekitar ikut mengiringi kepergiannya. Karena pemakaman dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). Hanya pihak keluarga dibiarkan masuk ke lokasi pemakaman.

Kepergian untuk terakhirnya itu, tidak hanya dirasakan keluarga. Mantan dan pejabat dilingkup Pemkab Wajo merasa kehilangan. Salah satunya, mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Wajo, Andi Tenri Liweng.

Anggota DPRD Sulsel ini mengaku, sangat dekat dengannya. Ia mendampingi Andi Burhanuddin diakhir masa akhir jabatannya, saat menjabat Sekkab Wajo.

Bahkan diakhir pemerintahan Andi Burhanuddin awal tahun 2019 lalu. Andi Tenri banyak menerima curhatan dari bupati Wajo periode 2009-2019 tersebut.

Selama 10 tahun kepemimpinan tersebut, masih banyak hal yang belum terselesaikan di tangan anak dari mantan bupati Wajo ke-5, Andi Unru itu.

"Dari awal kepemimpinannya, Andi Burhanuddin fokus menggenjot infrastruktur di Wajo," ujar Tenriliweng kepada FAJAR, Minggu, 29 November.

Hal itu dilakukan oleh pria kelahiran, Desa Padaelo Kecamatan Takkalalla, 21 Desember 1949, karena ingin melihat taraf hidup masyarakat Wajo meningkatkan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan