Denny Siregar Bilang Terlalu Cepat, Damai Hari Lubis: Suka atau Tidak Suka, HRS Melebihi Artis

Senin, 30 November 2020 14:09

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab-- FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pegiat media sosial Denny Siregar meminta semua pihak agar tidak membully seorang habib atau ulama.

Hal itu disampaikan Denny Siregar melalui akun Twitter pribadinya, sebagaimana dikutip PojokSatu.id.

“Tidak seharusnya kita membully seorang habib, apalagi dia ulama,” cuitnya.

Menurutnya, penghormatan kepada seorang habib harus tetap dilakukan. Kendati sekalipun habib tersebut memiliki kesalahan.

Penghormatan terhadap seorang ulama itu adalah bagian dari adab dan akhlak yang baik.

“Kita harus menghormati beliau meskipun beliau ada salahnya. Bagaimanapun kita harus punya adab dan ahlak,” sambungnya.

Karena itu, Denny Siregar meminta semua pihak agar tidak menyebut habib tersebut kabur.

Akan tetapi, Denny tak menyebut nama siapa habib yang ia maksud tersebut.

“Dan jangan lagi bilang beliau kabur,” tegasnya.

“Bilang saja, beliau lari terlalu cepat sampai tak terlihat,” tandas Denny Siregar.

Sementara, Mujahid 212 Damai Hari Lubis membantah bahwa Habib Rizieq Shihab kabur dari Rumah Sakit Ummi, Kota Bogor.

Kendati pergi lewat pintu belakang melalui gudang obat, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dinilai Damai sebagai hal yang wajar.

“Sudah sepengetahuan umum keluar dari pintu belakang, adalah hal yang biasa untuk seorang publik figur,” ujarnya dikutip PojokSatu.id dari RMOL, Senin (30/11/2020).

Komentar