Masa Pjs di 12 Kabupaten dan Kota akan Berakhir, Begini Penjelasan Gubernur Sulsel

Senin, 30 November 2020 15:48

Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Tidak lama lagi masa jabatan Pelaksana Tugas sementara (Pjs) Bupati di 12 Kabupaten Kota akan berakhir yakni pada 5 Desember mendatang.

Kendati demikian, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan tak ada evaluasi kinerja terhadap Pjs yang menduduki jabatan Bupati saat ini.

“Kalau berakhir yah langsung pulang. Tidak ada evaluasi, mereka jaga toko kok,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Pjs yang ditunjuk untuk menduduki sementara jabatan Bupati tersebut semata-mata hanya untuk mengisi kekosongan jabatan dan menjaga serta mengantisipasi hal-hal yang berpotensi muncul jelang Pilkada.

Termasuk menjaga dengan tidak mengotak Atik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten Kota.

“Mereka itu nggak ada visi, jadi betul-betul hanya menjalankan roda pemerintahan, mengantisipasi hal-hal yang terjadi pada Pilkada dan mempersiapkan Pilkada,” ungkapnya.

Diketahui, Dasar hukum penunjukan Plt mengacu pada Pasal 65 dan 66 Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana Plt akan dijabat wakil gubernur dan wakil bupati/wakil wali kota jika gubernur, bupati dan wali kota berhalangan sementara.

Sedangkan untuk Pjs dipilih jika pada kepala daerah dan wakil kepala daerah petahana maju kembali dalam Pilkada. Hal ini berdampak pada kekosongan karena ada kewajiban untuk cuti sepanjang masa kampanye. (Anti/fajar)

Komentar