Sidang Praperadilan Pengrusakan Kantor Nasdem Ditunda, LBH Makassar Temukan Kejanggalan Ini

Senin, 30 November 2020 19:48

Sidang praperadilan yang ditunda

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penundaan sidang praperadilan atas tersangka pengrusakan kantor Nasdem saat bentrok penolakan UU Cipta Kerja, dianggap janggal oleh LBH Makassar.

Sidang yang seharusnya digelar pada hari ini pukul 09.00 Wita di kantor Pengadilan Negeri (PN) Makassar tadi ditunda, dan akan digelar kembali pada Rabu, (2/12/2020) mendatang.

LBH pun curiga dan menemukan kejanggalan yang diduga sengaja dilakukan untuk menggugurkan permohonan Suprianto alias Ijul, sebagai tersangka dalam kasus pengrusakan tersebut.

Dalam rilis yang diterima dari LBH Makassar, kejanggalan itu ada empat. Di antaranya:

  1. Sidang pemeriksaan praperadilan kasus ini dimulai sejak tanggal 25 November 2020 yang dihadiri kedua belah pihak.

Berdasarkan Pasal 82 ayat (1) huruf c KUHAP mengatur, dalam sidang praperadilan selambat-lambatnya tujuh hari hakim sudah harus menjatuhkan putusan. Artinya, kasus ini wajib putus selambat-lambatnya pada tanggal 2 Desember 2020.

  1. Akan tetapi, seharusnya hakim menunda sidang hanya 1 hari, yaitu pada Selasa, 1 Desember 2020 karena Pasal 82 ayat (1) huruf c KUHAP tersebut, tidak dapat diterapkan secara kaku atau strict law, dalam artian hakim tidak mesti menunggu tujuh hari untuk menjatuhkan putusan.

Jika fakta-fakta persidangan sudah terang benderang, maka hakim seharusnya bisa menjatuhkan putusan kurang dari tujuh hari. Apalagi proses pembuktian perkara ini sudah selesai sejak tiga hari lalu, yaitu pada Jumat, 27 November 2020 lalu.

Komentar