Sisi Lain Suardi Saleh, Tak Anti-Kritik dan Bukan Pemimpin Arogan Bicara

Senin, 30 November 2020 16:15

FAJAR.CO.ID, BARRU – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Barru benar-benar menjadi ujian kesabaran dan kedewasaan berpolitik pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Suardi Saleh – Aska Mappe (SS-AK). Pasalnya, sejumlah isu miring yang dialamatkan ke keduanya tidak pernah ditanggapi atau dibalas dengan fitnah.

Walau terus diserang isu fitnah hoaks, Suardi Saleh dengan kedewasaan berpolitiknya tidak pernah sekalipun ingin membalas atau melaporkan para pelaku. Besan dari Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu itu malah meminta tim pemenangan dan relawannya duntuk tetap tenang dan fokus sosialisasi.

“Saya ini pejabat publik yang tidak anti-kritik. Apa yang disampaikan ke saya, termasuk kritik, pasti akan saya timbang dalam memutuskan sebuah kebijakan, apalagi jika itu untuk kepentingan publik dan masyarakat Barru,” kata Suardi Saleh, Senin (30/11/2020).

Apalagi, kata Suardi Saleh, dalam masa kampanye Pilkada Barru ini, dirinya tidak pernah sekali pun merasa tertekan oleh sejumlah isu maupun wacana yang dibangun pihak lawan. Menurutnya, isu miring yang dialamatkan kepada dirinya dan Aska Mappe hanya bagian dari dinamika politik sehingga tidak perlu ditanggapi serius.

“Dalam situasi politik seperti sekarang, bersikap bijak adalah penting. Saya tidak mau hanya karena masalah seperti itu akan menjadi melebar dan melupakan rasa kemanusiaan kita ini. Berkali-kali saya sampaikan dalam berbagai forum jika politik itu sebatas lima tahun sedangkan persaudaran dalam kemanusiaan itu selamanya,” jelasnya.

Komentar