Surat Suara yang Rusak di Gowa Belum Dimusnahkan, Ini Alasannya

Senin, 30 November 2020 18:05

Petugas memperlihatkan salah satu surat suara yang rusak

FAJAR.CO.ID, GOWA – KPU Gowa telah merampungkan 545.921 surat suara yang telah disortir dan dilipat. Sayangnya ditemukan delapan ribu lembar di antaranya yang rusak.

KPU Gowa pun belum berpikir untuk melakukan pemusnahan lembar surat suara rusak yang tidak layak pakai itu. Alasannya belum ada perintah dari KPU pusat.

“Belum dilakukan pemusnahan sampai surat suara tercukupi. Kekurangannya akan segera diminta ke percetakan,” kata Ketua KPU Gowa, Muhtar Muis, belum lama ini.

“Yang rusak menunggu. Apakah dikembalikan ke percetakan atau mereka (KPU RI) mengizinkan dimusnahkan nanti,” jelasnya.

Uthe, sapaan akrab Muhtar Muis memang mengakui mengalami kekurangan surat suara. Jumlahnya ada 10.302 lembar.

“Pastinya akan kekurangan. Saat sudah selesai semua, kita menghitung berapa surat suara yang baik dan berapa kekurangan. Kami telah koordinasi dengan KPU pusat,” tambahnya kepada wartawan.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Butta Bersejarah ini diketahui berjumlah 529.985 jiwa. KPU Gowa pun menerima sebanyak 545.921 lembar surat suara dari KPU RI, pada Sabtu malam (21/11/2020) lalu.

Dari 545.921 lembar yang diterima, 2000 lembar di antaranya akan dipakai untuk mengantisipasi jika ada Pemilihan Suara Ulang (PSU) beberapa hari pasca hari pemilihan pada 9 Desember 2020 mendatang. (Ishak/fajar)

Komentar