Tembus Angka Rp236 Miliar, DAK Fisik Sinjai Tertinggi di Sulsel

Senin, 30 November 2020 20:00

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2021 dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Claro Hotel, Makassar, Senin (30/11/2020) Area lampiran

FAJAR.CO.ID, SINJAI–Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2021 untuk Pemkab Sinjai tahun 2021 sebanyak Rp236 miliar. Jumlah tersebut menempatkan Sinjai sebagai kabupaten tertinggi penerima DAK fisik dari 23 Kabupaten/Kota di Sulsel tahun depan, disusul Pemkab Gowa, yakni Rp222 miliar. Lalu posisi ketiga Pemkab Bulukumba dengan jumlah DAK Rp187 miliar.

Untuk DAK fisik Sinjai sendiri terdiri dari DAK fisik reguler sebesar Rp131,6 miliar dan DAK fisik penugasan sebesar Rp104,5 miliar.

Sementara jumlah alokasi dana transfer ke daerah dan Dana Desa tahun anggaran 2021 sekitar Rp1,023 triliun. Terdiri atas transfer daerah Rp950,7 miliar dan Dana Desa sebesar Rp73 miliar.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2021 dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Claro Hotel, Makassar, Senin (30/11/2021).

Acara tersebut sebagai rangkaian kegiatan rapat koordinasi pengendalian dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah Provinsi Sulsel.

ASA menyampaikan, Dipa yang telah ia terima akan dipergunakan dengan baik dan tetap memperhatikan arahan Presiden RI dan Gubernur Sulsel. Sebab, kata ASA, untuk membangun daerah diperlukan dukungan dari berbagai sektor.

“Tahun depan Kabupaten Sinjai mendapatkan DAK fisik terbesar di Sulsel, ini tentu perlu disyukuri dan akan dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Sinjai,” ungkap ASA.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) dalam sambutannya menyampaikan empat poin penting yang menjadi arahan Presiden RI dalam penyerahan Dipa tersebut. Pertama, penanganan kesehatan dalam hal penanganan Covid-19. Diutamakan pemberian vaksinasi dan pengembangan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan.

Kedua, pemberian perlindungan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, terutama masyarakat kurang mampu dan rentan. Ketiga, pemulihan ekonomi juga menjadi pesan penting yang disampaikan NA dalam acara itu. Dan, terakhir, reformasi struktural sehingga mencipatakan pondasi yang kuat di berbagai sektor.

“Ini empat poin penting yang menjadi perhatian kita bersama dalam penyerahan Dipa kali ini, dan kita patut bersyukur karena semua kabupaten dan kota mengalami peningkatan jumlah DAK, meski ada yang peningkatannya besar dan kecil,” jelasnya. (sir)

Komentar


VIDEO TERKINI