Tiga Kali ke AS, Pinangki Ternyata Operasi Sinus dan Kontrol Payudara

Pinangki Sirna Malasari yang menjadi terdakwa suap pengurusan pengajuan fatwa MA untuk pembebasan Djoko Tjandra menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (21/10). Foto: Ricardo/JPNN.COM

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kehidupan mewah Pinangki Sirna Malasari dibeberkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (30/11). Adik Pinangki, Pungki Primarini, mengungkapkan, Pinangki melakukan perjalanan sebanyak tiga kali ke Amerika Serikat (AS).

Atas pengakuan Pungki, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendalami pernyataan tersebut. Jaksa mencecar apakah Pungki turut serta dalam perjalanan Pinangki ke AS saat itu.

“Apakah saudara pernah diajak bepergian ke luar negeri?” tanya Jaksa KMS Roni di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (30/11).

Pungki mengakui, dirinya pun ikut dalam perjalanan Pinangki ke negeri Paman Sam itu. “Pernah ke Amerika diajak tiga kali naik pesawat Emirates,” jawab Pungki.

Perjalanan tersebut dilakukan bersama Pinangki dan keluarganya. Bahkan saat berada di AS, Pinangki melakukan operasi sinus pada hidungnya dan kontrol payudara.

“Setahu saya, waktu itu ke dokter untuk operasi sinus terus kontrol payudara,” ungkap Pungki.

Kendati demikian, Pungki tidak mengetahui besaran uang yang harus dibayarkan oleh kakaknya untuk perjalanan ke AS. Dia menyebut, seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh Pinangki termasuk penginapan di Trump Hotel.

“Dari mana semua sumber biaya yang didapat dari terdakwa?” tanya Jaksa Roni

“Saya tidak tahu. tidak tanya,” tandas Pungki.

Dalam perkara ini, Pinangki Sirna Malasari didakwa menerima uang senilai USD 500 ribu dari yang dijanjikan sebesar USD 1 juta oleh Djoko Tjandra untuk mengurus fatwa di Mahkamah Agung (MA). Hal ini dilakukan agar Djoko Tjandra bisa lepas dari eksekusi pidana penjara kasus hak tagih Bank Bali.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR