Usai Diperiksa Soal Penanganan Habib Rizieq, Direksi RS Ummi Minta Walikota Bima Arya Cabut Laporan

Senin, 30 November 2020 17:02

Direktur Umum RS Ummi, Najamudin. Foto: Adi/PojokBogor.com

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Jajaran direksi Rumah Sakit Ummi Kota Bogor mendatangi Polresta Bogor Kota, Senin (30/11/2020).

Berdasarkan pantauan PojokBogor.com, mereka yang hadir adalah Direktur Umum RS UMMI Najamudin dan Direktur RS UMMI Andi Tatat.

Direktur Umum RS UMMI, Najamudin mengatakan, pihaknya menghadiri panggilan terkait permasalahan koordinasi saat penanganan Habib Rizieq Shihab dimulai Rabu-Sabtu (25-28/11).

“Hari ini kami diundang wawancara kaitan seperti yang berkembang sekarang,” katanya kepada wartawan saat memasuki gedung Mapolresta Bogor Kota.

Dirinya berharap, apa yang disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pada Minggu (29/11/2020) sore terkait rencana akan mencabut laporannya bisa berjalan dengan lancar.

“Kita harap seperti yang sampaikan wali kota kemarin (pencabutan laporan),” ungkapnya.

Kendati demikian, Najamudin memilih irit bicara kepada media yang terus mencecarnya.

“Kita semuanya dari jajaran RS Ummi datang ke Polresta. Sudah ya, saya mau ke lantai tiga,” tukasnya.

Sebelumnya, MER-C pun sudah lebih dulu tiba. Head Of Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad menjelaskan, pihaknya diundang untuk dimintai klarifikasi oleh Polresta Bogor Kota.

“Kedatangan kami ke sini untuk memenuhi panggilan dari pihak Polresta Bogot Kota. Saya tidak tahu apa yamg ditanyakan,” ujarnya.

Sarbini menyebut, bahwa ada imaje bahwa MER-C melangsungkan swab test terhadap HRS secara diam-diam.“Nah, ini yang harus diclear-kan,” singkatnya.

Komentar