Aspidum dan Kasi Narkotika Dikumpulkan, Bahas Pemberian Rehabilitasi bagi Pecandu

Selasa, 1 Desember 2020 14:57

Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) serta Kepala Seksi (Kasi) Narkoba dari 13 Kejati se- Indonesia dikumpulkan Direktur Tindak Pidana Narkotika Kejaksaan Agung RI, Darmawel.

Menurutnya dalam Sema No. 4 Tahun 2010 tersebut kata Fadil telah dijelaskan, mereka (pelaku) penyalahguna narkotika yang positif menggunakan narkotika dapat diberi rehabilitasi dengan syarat hanya 8 butir bagi penyalahguna ekstasi, 1 gram kebawah bagi penyalahguna sabu-sabu dan 5 gram kebawah bagi penyalahguna Ganja.

“SEMA ini yang nantinya menjadi salah satu acuan terutama bagi Jaksa untuk memberikan pertimbangan assesment rehabilitasi pada Tim assesment terpadu yang saat ini sudah terbentuk, makanya kita sementara ini sengaja melakukan pelatihan,” bebernya.

Dalam pelatihan yang bertempat di Kota Makassar ini, seluruh Aspidum dan Kasi Narkoba dari 13 Kejati di Indonesia hari ini dikumpulkan untuk mengikuti pelatihan tuntutan Rehabilitasi dalam kasus narkotika dan penanganan TPPU narkotika.

Menurutnya dalam menangani perkara Narkotika, kedepannya Jaksa akan dilibatkan dalam Tim assesment terpadu yang terdiri dari unsur BNN, Kepolisian serta Kejaksaan.

Mereka nantinya akan memberi penilaian dalam perkara tindak pidana narkotika, apakah assesment atau rekomendasi rehabilitasi bisa diberikan atau tidak. Mereka yang tergabung dalam tim assesment terpadu inilah yang akan memberi penilaian. (edo)

Komentar